Sabtu, 20 April 2013


MAKALAH ASUHAN KEBIDANAN  (ASKEB 1)
·       Tanda-tanda dini bahaya/komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda
-         Perdarahan pervaginam
-         Hypertensi gravidarum
-         Nyeri peryt bagian bawah
·       Tanda-tanda dini bahaya/komplikasi ibu dan janin masa kehamilan ibu dan janin
-         Perdarahan pervaginam
-         Sakit kepala yang hebat
-         Penglihatan kabur
-         Bengkak di wajah dan jari-jari tangan
-         Keluar cairan pervaginam
-         Gerakan janin tidak terasa
-         Nyeri perut yang hebat
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK XV
-TIRA AGUSTINA
- UMI KALSUM
- WILIYAH
DOSEN PEMBIMBING :
NURLELA  JULIATI,SST
AKADEMI KEBIDANAN PEMKO TEBING TINGGI
                                                T.A 2011/2012                                               


TANDA BAHAYA DAN JANIN MASA KEHAMILAN MUDA
A.    Perdarahan pervaginam
Perdarahan pervaginam dalam kehamilan adalah normal. Pada masa awal sekali kehamilan,ibu mungkin akan mengalami perdarahan yang sedikit atau spooting di sekitar waktu pertama haidnya terlambat. Perdarahan ini adalah implantasi dan normal. Pada waktu yang lain dalam kehamilan,perdarahan kecil mungkin pertanda dari friable cerviks. Perdarahan semacam ini mungkin normal atau suatu tanda adanya suatu infeksi. Pada awal kehamilan,perdarahan yang sangat menyakitkan.
Pengumpulan data
1.    Minta ibu menyebutkan karakteristik perdarahannya,yaitu : kapan mulai,seberapa banyak,apa warna nya,apakah bergumpal.
2.    Tanyakan pada ibu apakah ia merasakan nyeri/sakit ketika mengalami perdarahan tersebut.
3.    Periksa tekanan darah,suhu,nadi,dan denyut jantung janin(DJJ)
4.    Lakukan pemeriksaan eksternal,raba apakah ada nyeri abdomen bagian bawah,lakukan pemeriksaan speculum (jika memungkinkan)
Penanganan umum
·       Lakukan penilaian secara cepat mengenai keadaan umum pasien,termasuk tanda-tanda vital (nadi,tekanan darah,pernapasan dan suhu)
·       Periksa tanda-tanda syok(pucat,berkeringat banyak,pingsan,tekanan sistolik kurang dari 90mmHg, nadi lebih dari 112x/menit)
·       Jika dicurigai terjadi syok, segera mulai penanganan syok. Jika tidak terlihat tanda-tanda syok,tetap pikirkan kemungkinan tersebut  saat penolong melakukan evaluasi mengenai kondisi wanita karena kondisi nya dapat memburuk dengan cepat.
·       Jika pasien dalam keadaan syok,pikirkan kemungkinan kehamilan ektopik terganggu.

DIAGNOSIS
·       Pikirkan kemungkinan lehamilan ektopik pada wanita dengan anemia,peyakit radang panggul.gejala abortus atau keluhan nyeri yang tidak bias.
·       Pikirkan kemungkinan abortus pada wanita reproduktif yang mengalami terlambat haid (terlambat haid dengan jangka waktu lebih dari 1 bulan sejak waktu haid terakhirnya)
·       Jika abortus merupakan kemungkinan diagnosis,kenali dan segera tangani komplikasi yang ada.

PENANAGANAN
1.    Abortus immenens
a.     Tidak perlu pengobatan khusus atau arah baring total.
b.    Jangan melakukan aktifitas fisik berlebihan atau huungan seksul
c.      Jika perdarahan
*   Berhenti : lakukan asuhan antenatal seperti biasa
*   Terus berlangsung : nilai kondisi janin,lakukan konfirmasi kemungkinan adanya penyebab lain,perdarahan berlanjut,khususnya jika di temui uterus yang lebih besar dari yang diharapkan.

2.    ABORTUS INSIPIENS
a.     Jika usia kehamilan kurang dari 16 minggu, lakukan evakuasi uterus dengan aspirasi vakum manual.
b.    Jiika kehamilan lebih dari 16 minggu
-         Tunggu ekspuisi spontan hasil konsepsi,kemudian evakuasi sisa-sisa hasil konsepsi
-         Jika perlu lakukan infuse 20 menit oksitosin dengan 500ml cairan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar